Source picture: usatoday.com

Memulai bisnis atau ingin mengembangkannya, business plan menjadi hal penting yang harus Anda miliki.

Faktor-faktor penting yang akan Anda tulis di business plan akan membantu Anda menuju kesuksesan yang diinginkan.

Tapi, dalam penulisan rencana bisnis ini tidak sembarangan, lho.

Ada beberapa poin penting yang tidak boleh Anda lewatkan.

Masih bingung dalam penulisan business plan? Perhatikan beberapa hal ini, ya.

 

Deskripsi Bisnis

Catatan di poin ini berisi tentang deskripsi singkat isi bisnis Anda.

Deskripsi ini bertujuan untuk menjelaskan secara singkat apa sebenarnya bisnis yang akan dilakukan, produk atau jasa yang akan ditawarkan, dan juga bagaimana bisnis ini kedepannya.

Deskripsi ini juga akan membantu orang yang nantinya akan bekerja lebih mengetahui potensi dana rah dari bisnis itu tersebut. 

 

Target Bisnis

Dalam merencanakan sebuah bisnis, Anda seharusnya sudah mengetahui siapa target audiens nantinya.

Target ini memiliki kaitan dengan strategi marketing Anda nantinya.

Kenapa? Karena sebelum memutuskan strategi apa yang akan digunakan, Anda harus mengetahui terlebih dahulu siapa target audiensnya.

Dengan begitu, Anda bisa memutuskan strategi apa yang tepat untuk bisa menjangkau mereka.

Strategi yang tidak relevan dengan target nantinya akan membuat hasil tidak maksimal, lho.

 

Strategi Pemasaran

Sebelum memutuskan strategi pemasaran yang akan dipakai, ada baiknya untuk Anda melakukan Analisa pasar terlebih dahulu.

Jenis Analisa yang bisa digunakan seperti Analisa SWOT.

Dengan Analisa ini, Anda bisa mengetahui keunggulan, kelemahan, peluang dan ancaman apa yang akan dihadapi dalam suatu bisnis.

Kalau sudah terkumpul, Anda bisa memutuskan strategi apa yang akan digunakan sesuai dengan hasil analisanya.

Selain itu, sediakan juga taktik marketing baik offline dan online.

Sudah banyak cara pemasaran saat ini, sehingga Anda tidak perlu lagi bingung untuk memutuskannya. 

 

Analisa Pesaing

Kumpulkan dan Analisa pesaing potensial menurut Anda.

Analisa ini digunakan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan pesaing, sehingga Anda mendapat masukkan untuk bisnis Anda nantinya.

Kalau ingin membangun bisnis yang sama, pastikan ada beberapa produk atau promo yang bisa membedakan bisnis Anda dengan pesaing, ya.

Sehingga, calon pelanggan akan mempertimbangkan perbedaan-perbedaan yang ada.

 

Rencana Operasional

Operasional dan manajemen dibuat untuk membantu bagaimana usaha akan berjalan dan berlanjut.

Rencana operasional bisa berfokus pada logistik yang akan dibutuhkan perusahaan, seperti infrastruktur apa yang akan dibutuhkan. 

 

Rencana Keuangan

Inilah bagian terpenting dalam sebuah business plan.

Anda perlu merencanakan darimana uang berasal, bagaimana mengelolanya agar efisien, hingga mengaturnya untuk jangka waktu panjang.

Untuk masalah keuangan, pebisnis biasanya bisa menggunakan uang pribadinya atau mencari dana melalui investor.

Nah, untuk mendapatkan dana dari investor, ada baiknya untuk membuat rencana keuangan sematang mungkin.

Kenapa? Karena investor tidak mungkin asal memberikan dana kepada perusahaan.

Bukan hanya rencana dalam jangka pendek, tetapi Anda juga harus siap membuat keuangan dalam jangka waktu panjang.

Misalnya, recana keuangan tiga sampai lima tahun ke depan, laba – rugi, kas bulanan, dan laporan tahunan.

 

Itulah beberapa hal yang bisa Anda tuangkan ke dalam perencanaan bisnis.

Semakin lengkap Anda membuatnya, akan semakin bagus untuk perusahaan, lho.

Ibaratnya, business plan adalah sebuah peta, yang akan membawa kemana bisnis Anda akan berjalan.

Jadi, jangan sembarangan membuat business plan, ya!