Source picture: pixabay.com

Perkembangan media informasi saat ini memang sudah melaju pesat. Salah satunya yaitu media informasi di dunia digital.

Nah, untuk menyebarkan informasi, setiap perusahaan membutuhkan penulis handal yang bisa mengangkat berita tersebut menjadi menarik di mata pembaca.

Biasanya, pekerja yang melakukan hal-hal menulis tersebut disebut sebagai content writer dan copywriter.

Walaupun namanya hampir mirip, namun kedua profesi ini memiliki pekerjaan yang berbeda, lho.

Masih bingung? Jangan khawatir!

Simak ulasan berikut ini. 

Content Writer

Seorang penulis konten adalah orang yang bekerja untuk menulis konten.

Penulis konten menghasilkan konten untuk berbagai jenis situs web, termasuk blog, jejaring sosial, situs e-commerce, agregator berita, dan situs web perguruan tinggi.

Nah, menulis konten ini adalah bentuk penulisan online yang terkait erat dengan kampanye pemasaran web.

Ini berarti membuat tulisan yang muncul di situs web yang dirancang untuk menjual atau mempromosikan produk tertentu.

Biasanya, content writer akan bekerja sesuai dengan briefing yang diberikan oleh klien atau atasan.

Penjelasan singkat ini akan menentukan tugas mereka dan persyaratan terkait SEO, seperti apa kata kunci yang tepat. 

Penulisan konten hampir selalu terkait dengan kampanye pemasaran SEO.

Ini akan melibatkan penulisan teks yang sangat terfokus yang mencakup sekumpulan kata kunci atau frasa yang telah diteliti oleh pemasar.

Konten berkualitas tinggi akan memastikan bahwa kata kunci ini muncul dalam kepadatan yang tepat.

Teks ini juga akan ditulis dengan fasih, jelas, dan mampu mempromosikan produk yang sedang dijelaskan.

Kualitas konten yang dihasilkan juga harus tinggi.

Konten berkualitas buruk cenderung tidak mencapai peringkat mesin telusur yang tinggi, yang berarti bahwa halaman web tidak akan dibaca oleh banyak calon pelanggan. 

Keterampilan yang diperlukan untuk penulisan konten bervariasi.

Diantaranya termasuk kemampuan untuk menulis dengan lancar dan persuasif pada berbagai subjek.

Dasar-dasar seperti 5 W + 1 H, SPOK, kaidah baku dan tidak baku, itu harus tetap diperhatikan seiring dengan kreativitas menulis. 


Copywriter

Copywriter adalah proses penulisan materi promosi iklan.

Copywriter bertanggung jawab atas teks pada brosur, billboard, situs web, email, iklan, katalog, dan banyak lagi.

Nah, teks ini dikenal sebagai "copy."

Tidak seperti berita atau tulisan editorial, copywriting adalah tentang bagaimana membuat pembaca mengambil tindakan.

Tindakan tersebut bisa diartikan sebagai membeli, ikut serta dengan produk atau layanan, dan lain-lain.

Itu sebabnya seorang copywriter sering disebut sebagai "seorang salesman di media cetak."

Copywriter harus bisa menulis teks yang kreatif, seperti jingle iklan, slogan, dan salinan kreatif lainnya, atau lebih banyak salinan berbasis penelitian, seperti deskripsi pekerjaan di situs web.

Copywriter harus tahu cara menulis untuk berbagai media, seperti cetak, web, radio, dan televisi.

Copywriter biasanya bekerja dengan editor untuk menentukan nada dan ide brainstorming untuk produk iklan tertentu.

Selain itu, copywriter juga harus mempelajari produk yang diiklankan serta sasaran audiens agar bahasa yang digunakan tepat.

Keterampilan yang diperlukan hampir sama dengan content writer, tapi untuk copywriter, mereka harus mengetahui bagaimana cara menjual suatu produk atau jasa dengan tulisan.

Berbeda dengan content writer yang biasa dengan penulisan panjang seperti artikel, copywriter harus bisa menulis dengan singkat tapi tetap mengandung unsur promosi. 

Nah itulah beberapa perbedaan antara content dan copy writer.

Walaupun terlihat mudah, tapi untuk menghasilkan penulisan yang bagus diperlukan konsentrasi, berpikir kritis, kemampuan Analisa, dan tentu saja kreativitas penulisan.